Buka Musrenbang Poigar, Wabup Dony Tekankan Prioritas Kebutuhan Dasar Masyarakat

Bolmong, KabarBMR.news- Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow (Bolmong) Dony Lumenta, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Poigar pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan tersebut digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Nanasi dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.

Musrenbang kali ini mengangkat tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Berkualitas”.

Bacaan Lainnya

Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat, sekaligus meningkatkan akses dan kualitas layanan di wilayah Poigar.

Dalam sambutannya, Wabup Dony Lumenta menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi forum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

“Musrenbang ini adalah ruang bagi desa untuk menyuarakan kebutuhan riil masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pembangunan yang kita rencanakan benar-benar menyentuh hal-hal mendasar seperti jalan, jembatan, air bersih, kesehatan, dan pendidikan. Infrastruktur dan pelayanan dasar harus menjadi prioritas agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat secara nyata,” ujar Dony.

Ia juga meminta para pimpinan SKPD yang hadir untuk serius mencermati setiap usulan yang disampaikan, sehingga program yang direncanakan dapat terintegrasi dengan baik dalam kebijakan pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Wabup Dony hadir didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kehadiran mereka dinilai penting agar setiap usulan pembangunan dari desa dapat langsung dicermati, dibahas, dan diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Selain jajaran eksekutif, Musrenbang ini juga dihadiri anggota DPRD Bolmong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para sangadi se-Kecamatan Poigar.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan dalam mengawal proses perencanaan pembangunan yang partisipatif.

Antusiasme masyarakat pun terlihat dari kehadiran tokoh-tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga yang turut menyampaikan aspirasi demi kemajuan wilayah mereka.

Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan prioritas dari desa dapat terakomodasi secara tepat dan menjadi bagian dari program pembangunan daerah ke depan.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *