Bolsel, KabarBMR.News-Camat Posigadan, Muhammad Chan Kamaru, menekankan pentingnya sinergi kolektif antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mengakselerasi pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Kamaru saat membuka lomba dana-dana antar-sekolah dan pidato antar-pemerintah desa dalam rangkaian peringatan Milad Kecamatan Posigadan ke-23 di Kantor Kecamatan, Rabu (14/01/2026).
Kamaru menyatakan bahwa kemajuan wilayah di selatan Bolaang Mongondow Selatan ini tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja. Ia menyoroti peran strategis sekolah sebagai pencetak sumber daya manusia dan pemerintah desa sebagai garda terdepan pelayanan publik.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sekolah-sekolah dan seluruh jajaran pemerintah desa. Dedikasi mereka adalah fondasi utama dalam menjaga roda pembangunan di Posigadan tetap berputar,” ujar Kamaru dalam sambutannya.
Selain mengapresiasi kinerja birokrasi dan pendidikan, ia meminta seluruh lapisan masyarakat menanggalkan ego sektoral. Momentum ulang tahun kecamatan diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat persatuan demi mencapai transformasi di bidang ekonomi dan infrastruktur.
Menurut Kamaru, visi yang seragam antara tokoh masyarakat, pemuda, dan pelaku usaha adalah kunci utama untuk membawa Posigadan menjadi kecamatan yang unggul.
“Harapan saya, kita semua baik tokoh masyarakat, pemuda, hingga pelaku usaha bisa saling bahu-membahu. Mari kita bangun Posigadan yang lebih unggul. Kemajuan di semua faktor hanya bisa kita raih jika kita memiliki visi yang sama,” tegasnya.
Perayaan Milad tahun ini mengusung tema “Posigadan Berhikmah, Menyulam Sinergi dan Semangat Baru dalam Doa, Menjemput Kemajuan dalam Dakwah di Usia ke-23”.
Rangkaian kegiatan rencananya akan ditutup dengan acara doa bersama dan dakwah yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj pada 16 Januari mendatang.(***)






