Bolmong, KB.news- Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Kamis, 3 September 2026 kemarin, secara umum masih terpantau stabil.
Berdasarkan data pemantauan harga dari Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bolmong, sebagian besar komoditas pangan belum mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.
Perubahan justru terlihat pada sejumlah komoditas bumbu dapur. Harga cabai rawit merah menjadi salah satu yang mengalami penurunan cukup mencolok.
Harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp126.667 per kilogram.
Dengan demikian, terjadi penurunan sekitar Rp13.333 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada bawang putih Honan. Komoditas tersebut turun dari Rp40.000 menjadi Rp39.333 per kilogram, atau berkurang sekitar Rp667.
Sementara itu, harga komoditas pangan lainnya masih relatif bertahan.
Untuk beras, misalnya, harga Beras SPHP Bulog masih berada di angka Rp12.500 per kilogram. Beras Cap Serayu Medium Rp13.000 per kilogram dan Beras Cap Serayu Premium Rp17.000 per kilogram.
Komoditas beras lainnya juga belum menunjukkan perubahan. Beras Cap Ciherang Medium berada di Rp13.000 per kilogram, Beras Cap Ciherang Premium Rp16.167 per kilogram, sedangkan Beras Cap Pulo Khusus Rp25.000 per kilogram.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras karkas tercatat Rp32.619 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.578 per kilogram.
Harga ikan tongkol masih berada di angka Rp25.000 per kilogram, sementara ikan teri Rp70.000 per kilogram. Ayam kampung utuh juga masih dijual sekitar Rp60.000 per ekor.
Untuk komoditas minyak goreng, harga Minyakita masih bertahan di Rp15.700 per liter. Minyak goreng curah Rp19.800 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp23.000 per liter.
Harga gula pasir curah juga belum bergerak dari Rp19.000 per kilogram.
Pada kelompok bumbu dan sayuran, cabai merah keriting masih berada di Rp93.333 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram dan bawang putih Kating Rp39.333 per kilogram.
Sedangkan tomat tercatat relatif murah, yakni Rp2.500 per kilogram.
Komoditas sayuran lainnya juga masih stabil. Sawi hijau berada di Rp10.000 per kilogram, kangkung Rp9.000, ketimun Rp10.000, kacang panjang Rp10.000 dan ketela pohon Rp10.000 per kilogram.
Harga kebutuhan lainnya seperti tepung terigu Rp14.333 per kilogram, mie instan Rp3.000 per bungkus, garam halus Rp6.000 per kilogram, tahu putih Rp10.000 dan tempe bungkus Rp20.000 per kilogram.
Untuk komoditas buah, pisang lokal masih Rp5.000 per kilogram dan jeruk lokal Rp20.000 per kilogram.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga pangan di Bolmong pada 3 September 2026 masih relatif terkendali. Dari 40 komoditas yang dipantau, hanya dua komoditas yang tercatat mengalami penurunan harga, sementara selebihnya masih bertahan pada harga sebelumnya.
Penurunan harga cabai rawit merah menjadi kabar cukup baik bagi masyarakat, terutama karena komoditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan yang cukup sering digunakan dalam konsumsi rumah tangga.
Pemantauan harga dan ketersediaan komoditas pangan tetap penting dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat di pasar tetap terpenuhi serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga.
Dengan kondisi mayoritas harga yang masih stabil, pasokan kebutuhan pokok di wilayah Bolmong pada awal September 2026 secara umum masih berada dalam kondisi aman.”






