Pertumbuhan Ekonomi Bolmong Naik 5,32 Persen, IPH Capai 14,97 Persen

Bolmong, KB.news- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui konferensi video Zoom, pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Perdagangan dan ESDM, Dinas Ketahanan Pangan, BPBD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bappeda, Inspektorat, Dinas Perikanan, serta Bagian Ekonomi dan SDA.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut, turut dibahas perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah serta kondisi inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Bolmong.

Berdasarkan hasil pemaparan, pertumbuhan ekonomi Bolmong pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,32 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I 2026 yang berada di angka 5,04 persen.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi perkembangan perekonomian daerah. Namun, pemerintah daerah tetap diminta memperkuat langkah pengendalian harga serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Kemendagri akan membentuk tim pemantau dan pengawal untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk wilayah Sulawesi Utara, proses pemantauan tersebut akan dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Di sisi lain, kondisi Indeks Perkembangan Harga (IPH) Bolmong masih menjadi perhatian. Dalam laporan tersebut, IPH Bolmong tercatat sebesar 14,97 persen.

Sejumlah komoditas pangan yang menjadi penyumbang kenaikan IPH di Bolmong antara lain cabai rawit, cabai merah, dan beras.

Pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait diharapkan terus memperkuat pemantauan ketersediaan dan distribusi bahan pokok, sekaligus mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *