Bukan Gimmick! Yusra–Dony Realisasikan Bantuan Modal untuk Pelaku UMKM

Bolmong, KB.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dibawah kepemimpinan Yusra Alhabsyi, dan Dony Lumenta mulai merealisasikan salah satu janji kampanyenya.

Salah satu janji tersebut bergerak di bidang ekonomi kerakyatan melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada ribuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bacaan Lainnya

Adapun program yang dijalankan melalui skema Tenaga Kerja Mandiri (TKM) tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Setiap penerima memperoleh bantuan modal sebesar Rp2,5 juta yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha serta meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bolmong, Abdurivai Mokoagow, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,7 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, bantuan modal diberikan kepada 1.911 pelaku usaha yang telah melalui tahapan seleksi administrasi dan verifikasi lapangan agar penyaluran berjalan tepat sasaran.

“Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memiliki usaha dan membutuhkan tambahan modal,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme penyaluran dilakukan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima sebagai upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Selain itu, penerima bantuan diharapkan memanfaatkan dana tersebut sesuai kebutuhan usaha, terutama untuk pembelian bahan maupun peralatan yang dapat menunjang peningkatan kapasitas usaha.

Pemkab Bolmong juga membuka peluang perluasan program melalui APBD Perubahan Tahun 2026. Jika tambahan anggaran disetujui, pemerintah menargetkan sekitar 1.000 pelaku UMKM tambahan dapat menerima bantuan serupa.

Dengan demikian, total penerima manfaat pada tahun ini diproyeksikan mencapai 2.911 pelaku usaha.

Di tengah kondisi fiskal yang mengalami tekanan akibat penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat, Pemkab Bolmong tetap mengarahkan belanja daerah pada program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Program bantuan modal usaha ini diharapkan menjadi penguat sektor ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang dan menciptakan peluang ekonomi baru di daerah.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *