Bolmong, KB.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal itu ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pendampingan Opini Ombudsman Republik Indonesia atas Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Kick Off Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 serta pemberian apresiasi atas hasil penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Bolmong, Kamis (11/6/2026), dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Bolmong, Ramlah Mokodongan yang mewakili Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, serta hadir pula jajaran Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara, Inspektorat Daerah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, ditegaskan bahwa penggabungan sejumlah agenda strategis tersebut merupakan langkah untuk menciptakan efisiensi birokrasi sekaligus memperkuat sinkronisasi kebijakan dalam upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Pemkab Bolmong menargetkan capaian Indeks Pelayanan Publik sebesar 4,33 berdasarkan penilaian Kementerian PAN-RB. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan memperoleh Opini Zona Hijau Kualitas Tinggi tanpa maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia.
“Target ini bukan hanya sekadar angka, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Ramlah saat membacakan sambutan Bupati.
Pada kesempatan tersebut, tim Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara yang dipimpin Asisten Muda I Ombudsman RI Sulut, Andre Yohanes Kalesaran, turut memberikan pendampingan dan arahan kepada perangkat daerah.
Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan seluruh OPD dalam menghadapi proses evaluasi pelayanan publik tahun 2026.
Selain kick off PEKPPP, Pemkab Bolmong juga memberikan penghargaan kepada aparatur yang dinilai berperan penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik sepanjang tahun 2025.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para pejabat administrator dan pelaksana yang menjadi penggerak utama peningkatan kualitas layanan di masing-masing instansi.
Piagam penghargaan diserahkan secara simbolis kepada enam pejabat, yakni Ni Wayan Miniastuti, Yusuf Detu, Wiwit Ciptaningsih Haryanto, Franky R. Tuung, Maylen Sondakh, dan Erny Djaman.
Menurut Ramlah, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata para aparatur dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas di Kabupaten Bolmong.
“Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.*






