Bolmong, KB.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim bagi dokter Puskesmas se-Kabupaten Bolmong.
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Bolmong bersama Lembaga Pelatihan Kesehatan (LPK) Bestari Nusantara itu berlangsung di Hotel Ibis Manado City Center Boulevard. Pelatihan dilaksanakan sejak 29 September hingga 6 Oktober 2026, dengan pembukaan resmi pada Jumat (2/10/2026).
Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta membuka secara langsung kegiatan tersebut. Ia mengatakan, peningkatan kompetensi dokter Puskesmas menjadi salah satu hal penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan di daerah.
Menurutnya, Puskesmas memiliki peran strategis karena menjadi fasilitas kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.
“Puskesmas adalah garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kemampuan dan keterampilan dokter dalam melakukan deteksi dini penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker leher rahim, perlu terus ditingkatkan,” kata Dony.
Ia berharap kemampuan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat diterapkan di masing-masing wilayah kerja, terutama dalam upaya menemukan kasus sedini mungkin sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak serta Founder LPK Bestari Nusantara Suwandi Luneto dan Ns. Lussy Kambey.
Para dokter Puskesmas yang menjadi peserta mendapatkan pembekalan terkait deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Selain materi, pelatihan juga menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi mengenai berbagai kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di lapangan.
Pemkab Bolmong berharap penguatan kompetensi tenaga medis dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pelayanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara merata, sejalan dengan visi Bolmong Juara, Maju dan Sejahtera.*






