Wabup Dony Lumenta Pimpin Musyawarah Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat dan Kanaan

Bolmong, KB.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) mempercepat upaya penyelesaian sengketa tapal batas antara Desa Toruakat dan Desa Kanaan, Kecamatan Dumoga.

Adapun langkah tersebut ditandai dengan musyawarah yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Bolmong, Dony Lumenta, di Kantor Kecamatan Dumoga pada Jumat (12/6/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Dony menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan sesuai aturan yang berlaku.

“Persoalan tapal batas ini harus segera diselesaikan. Jangan sampai terus berlarut-larut hingga menimbulkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari. Pemerintah daerah hadir untuk mencari solusi terbaik yang mengedepankan kepentingan masyarakat,” tegas Dony.

Menurutnya, penyelesaian melalui musyawarah tetap menjadi prioritas. Namun apabila kesepakatan tidak tercapai, pemerintah memiliki kewenangan mengambil keputusan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

“Kami tetap mengutamakan musyawarah. Tetapi jika belum ada titik temu, pemerintah daerah akan mengambil langkah sesuai ketentuan agar masyarakat memperoleh kepastian hukum dan administrasi wilayah,” ujarnya.

Dony juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaknai penetapan tapal batas sebagai pemisah hubungan sosial antardesa.

“Tapal batas bukan untuk memisahkan masyarakat. Ini merupakan bagian dari penataan administrasi pemerintahan agar batas wilayah menjadi jelas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

Dalam proses pembahasan, pemerintah menggunakan peta indikatif tahun 2019 sebagai acuan awal yang selanjutnya akan disinkronkan dengan data dan peta definitif sebelum penetapan dilakukan.

Musyawarah yang dihadiri perwakilan Desa Toruakat dan Desa Kanaan tersebut belum menghasilkan kesepakatan akhir.

Karena itu, Pemkab Bolmong bersama instansi terkait akan melakukan peninjauan lapangan dengan melibatkan kedua belah pihak untuk memperoleh data yang objektif sebagai dasar pengambilan keputusan.

Sembari menunggu hasil verifikasi lapangan, Pemerintah Kabupaten Bolmong mengimbau seluruh masyarakat tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah serta tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memicu perpecahan.

Musyawarah turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolmong, Wakapolres Bolmong, Asisten Setda, pimpinan OPD terkait, Camat Dumoga, staf khusus bupati, serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat dari kedua desa.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *