Bolmong, KB.news- Mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi terjadinya fenomena El Nino pada tahun 2026, anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Arman Mamonto, mengimbau para petani untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko kebakaran lahan perkebunan.
Arman yang juga dikenal sebagai penggagas Kelompok Tani Muda Mandiri tersebut meminta seluruh anggota kelompok tani serta masyarakat petani secara umum agar mulai melakukan langkah antisipatif.
Salah satunya dengan membersihkan area kebun masing-masing guna mengurangi potensi terjadinya kebakaran saat musim kemarau panjang.
“Potensi El Nino ini harus kita sikapi dengan serius. Kebakaran lahan sering terjadi saat kondisi cuaca kering, sehingga pembersihan kebun menjadi langkah awal yang penting,” ujar Arman.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya strategi dalam memilih jenis tanaman. Menurutnya, petani perlu lebih cermat dengan menanam komoditas yang tidak membutuhkan banyak air agar dapat bertahan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Petani harus lebih cerdas dalam menentukan jenis tanaman. Pilih tanaman yang tahan terhadap kekeringan agar risiko gagal panen bisa diminimalisir,” tambahnya.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para petani dalam menghadapi dampak El Nino, sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian di tengah ancaman perubahan iklim yang kian tidak menentu.*






