Iqbal Hamenda Dorong Metode GEMBIRA untuk Pembelajaran Matematika PAUD di Bolmong

Bolmong, KB.news- Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendorong penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan untuk mengenalkan matematika kepada anak usia dini.

Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah metode GEMBIRA, yang dirancang untuk membantu anak-anak di tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) memahami konsep dasar matematika melalui proses belajar yang lebih menarik dan tidak membebani.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Bolmong, Mohammad Iqbal Hamenda, menjelaskan bahwa pembelajaran matematika pada usia dini perlu disesuaikan dengan karakteristik dan tahap perkembangan anak.

Menurut Iqbal, pendekatan yang terlalu kaku berpotensi membuat anak cepat bosan. Karena itu, guru perlu menciptakan suasana belajar yang mendorong rasa ingin tahu, kreativitas, serta keberanian anak untuk mencoba hal-hal baru.

“Pembelajaran matematika bagi anak usia dini harus dikemas secara menyenangkan. Anak-anak perlu merasa nyaman saat belajar agar mereka bisa mengenal dan memahami konsep dasar matematika tanpa merasa takut atau tertekan,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, metode GEMBIRA memiliki lima tahapan pembelajaran yang dirancang untuk membangun pengalaman belajar yang lebih interaktif. Melalui pendekatan tersebut, anak tidak hanya diarahkan untuk mengenal angka dan konsep matematika, tetapi juga didorong untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.

Iqbal menilai, kreativitas guru menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penerapan metode tersebut. Pendidik diharapkan mampu menyesuaikan kegiatan belajar dengan kebutuhan anak, termasuk melalui aktivitas bermain yang memiliki nilai edukatif.

“Guru memiliki peran penting dalam membangun suasana belajar yang positif. Dengan metode yang tepat, anak-anak dapat belajar sambil bermain, mengembangkan kreativitas, sekaligus menumbuhkan minat terhadap matematika sejak dini,” katanya.

Ia berharap metode GEMBIRA dapat menjadi salah satu alternatif bagi tenaga pendidik PAUD di Bolmong dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan anak.

Iqbal juga mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kreativitas dalam mengajar sehingga kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik.

“Harapan kami, matematika tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang menakutkan. Sebaliknya, anak-anak bisa menikmati proses belajar dan tumbuh dengan rasa ingin tahu yang kuat,” tutupnya.

Melalui pendekatan pembelajaran yang ramah anak, pengenalan matematika sejak usia dini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan kemampuan berpikir logis dan keterampilan anak pada jenjang pendidikan berikutnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *