Update Harga Pangan di Pasar Lolak Hari Ini, Cabai Rawit dan Ikang Tongkol Mulai Turun

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality

Bolmong, KB.news- Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Rabu, 23 September 2026, tercatat relatif stabil.

Namun, terdapat penurunan harga pada beberapa komoditas cabai rawit merah dan ikan tongkol dibandingkan harga sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Laporan Dinas Perdagangan dan ESDM di Pasar Lolak, harga cabai rawit merah berada di angka Rp140.000 per kilogram. Harga tersebut turun dari sebelumnya Rp146.667 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada ikan tongkol. Komoditas tersebut kini dijual Rp20.000 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp25.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lainnya tidak mengalami perubahan harga. Beras SPHP Bulog misalnya, masih berada di harga Rp12.500 per kilogram.

Beras Cap Serayu medium dan Beras Cap Ciherang medium masing-masing tercatat Rp13.000 per kilogram. Beras Cap Ciherang premium Rp16.333 per kilogram, sedangkan Beras Cap Serayu premium Rp16.667 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, cabai merah keriting berada di harga Rp100.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000, gula pasir curah Rp19.000, serta minyak goreng curah Rp19.800 per liter.

Harga daging ayam ras karkas tercatat Rp32.767 per kilogram, telur ayam ras Rp31.111 per kilogram, dan ikan teri Rp70.000 per kilogram.

Komoditas kebutuhan rumah tangga lainnya juga relatif stabil. Bawang putih Honan berada di Rp38.333 per kilogram, bawang putih kating Rp37.667, bawang bombai Rp50.000, dan garam halus Rp6.000 per kilogram.

Sementara untuk bahan pangan lokal, harga pisang lokal tercatat Rp5.000 per kilogram, jeruk lokal Rp20.000, tomat Rp8.000, kentang sedang Rp18.000, sawi hijau Rp10.000, kangkung Rp9.000, ketimun sedang Rp10.000, kacang panjang Rp10.000, serta ketela pohon Rp10.000 per kilogram.

Harga ayam kampung utuh tercatat Rp60.000 per ekor.

Laporan tersebut merupakan pantauan harga harian di Pasar Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, untuk 23 September 2026.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *